Rizal

9Trendingtopic - Baru-baru ini sejumlah pengguna media sosial dihebohkan dengan beberapa foto yang diunggah ke media sosial menampilkan petasan yang dibalut dengan kertas bertuliskan huruf Arab.

Dilansir Mynewshub, Rabu (12/7/2015), banyak dugaan yang mengatakan kertas yang bertuliskan huruf Arab tersebut adalah kertas-kertas dari mushaf Al Quran.

Foto-foto petasan berbalu kertas tulisan huruf Arab tersebut awalnya diunggah oleh sebuah situs Facebook yang berbasis di Pakistan pada 18 Juli lalu. Kemudian menjadi viral di berbagai negara di Asia.

Sementara itu sejumlah laporan mengatakan kalau petasan-petasan tersebut merupakan petasan produksi dari China.

Kasus seperti ini bukanlah kali pertama dilaporkan karena pada tahun lalu, kasus serupa juga pernah terjadi.



Dikutip dari SiakapKeli, tahun 2014 petasan dari robekan lembaran Al-Qur’an juga pernah ditemukan di Kashmir.


Dan pada tahun 2013 pula seorang pedagang dari Nibung dan Matang Kuli Indonesia juga telah menemui mercun yang dibalut menggunakan ayat Al Quran.

Bantu SHARE ya...




Sumber : sebarkanlah.com
Label: 0 komentar | edit post
Rizal

9Trendingtopic - Apakah Anda tiba-tiba pernah merasakan rasa sakit yang sangat mengganggu pada bagian sendi, terutama sendi jempol kaki disertai dengan bengkak kemerahan? Jika pernah mungkin Anda menderita penyakit asam urat atau nama lainnya adalah penyakit pirai atau gout. Penyakit ini merupakan sejenis radang sendi yang disebabkan oleh pengkristalan natrium urat di dalam atau di sekitar sendi. Penyakit asam urat hanyalah salah satu dari dua ratus lebih bentuk penyakit radang sendi yang berbeda-beda.


Jika Anda termasuk orang yang menderita Asam Urat, apalagi yang sudah masuk ke dalam tingkat AKUT, coba sembuhkan dengan Ramuan Teh Pepaya Kelapa...


Kami ambil dari akun facebook pribadi milik Fathimatuz Zahra, berikut Cara Membuat Ramuan Teh Pepaya Kelapa ....


Bahan-Bahan :
  • Setengah buah pepaya muda
  • bubuk teh apa saja
  • 1 butir kelapa muda

Caranya : Setengah biji pepaya muda, buang biji. Jgn buang kulit. Di potong2, tempatkan di wadah, tambahkan 4 mangkok air sekitar 800 ml, masak hingga mendidih, setelah mendidih, kecilkan api, masak lagi 3 mnt. Matikan api, tambahkan 1 sdm daun teh (teh bubuk juga boleh, teh apa saja.) Biarkan setengah jam, saring airnya, tambahkan 1 butir air klapa muda segar.

Minum airnya, habiskan dalam 1 hari. Teh pepaya muda air kelapa, jgn di kulkaskan.

Semoga bermanfaat dan silahkan SHARE sebanyak-banyaknya agar semua orang mengetahui informasi ini...





Rizal

9Trendingtopic - Profesor Hristo Mermerski, seorang ilmuwan Rusia, membuat obat alami ajaib yang, menurut dia, memiliki kemampuan untuk mencegah dan menghancurkan kanker. Obat ini sarat dengan semua nutrisi penting seperti vitamin, mineral, protein, karbohidrat, lemak nabati dan zat bioaktif.
“Ini adalah makanan yang memperlakukan seluruh tubuh dengan baik , dan tentu kanker dalam organisme akan pergi”, klaim profesor Mermerski di salah satu kuliahnya.

This cure contains all the essential vitamins, mineral salts, bioactive substances, proteins, carbohydrates and vegetable fats. Therefore, it improves performances of all internal organs and glands, which keep the body healthy and leads to curing cancer completely

Terlepas sebagai obat kanker, campuran ini juga sangat membantu untuk spider veins, meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan menghilangkan racun dari ginjal dan hati.

Selain itu, memiliki kemampuan untuk meningkatkan fungsi otak dan memori dan dapat mencegah perkembangan penyakit koroner, melindungi dari serangan jantung dan membantu dalam pengobatan mereka yang telah mengalami serangan jantung atau stroke. Banyak orang mengklaim bahwa campuran ini telah membantu mereka dalam memerangi berbagai jenis kanker.

Bahan yang diperlukan:
  • 1 kg madu domestik
  • 12 kepala bawang putih segar
  • 15 segar lemon BIO sehat
  • 400 g biji-bijian tumbuh (gandum hijau muda)
  • 400 g kenari segar

Cara membuat biji-bijian tumbuh:
Menempatkan 400 g gandum dalam wadah kaca dan tutup dengan beberapa inci air. Memungkinkan untuk bermalam. Tiriskan butir dalam saringan atau saringan setelah periode 10 – 12 jam. Cuci dengan baik dan tiriskan. Berikutnya, meninggalkan terkuras gandum untuk berdiri selama 24 jam dalam mangkuk. Setelah periode ini, Anda akan memiliki kecambah gandum, dengan panjang 1-2 milimeter.

Bagaimana mempersiapkan obatnya:
Pertama, menggiling biji-bijian tumbuh, kacang-kacangan dan kepala kupas bawang putih. Kemudian menggiling 5 lemon dan campuran semua bersama-sama. Peras lainnya 10 lemon dan menggabungkan jus dengan sisa campuran. Campur sampai Anda mendapatkan campuran homogen.

Berikutnya, tambahkan madu lalu aduk rata dengan sendok kayu, kemudian tuangkan campuran ke dalam wadah kaca. Masukkan adonan dalam lemari es dan biarkan selama 3 hari. Setelah itu, Anda dapat mulai mengkonsumsi itu.

Mengkonsumsi:
Mengkonsumsi campuran ini 30 menit sebelum sarapan, makan siang, makan malam dan sebelum tidur. Untuk pengobatan kanker, mengkonsumsi 1-2 sendok makan setiap 2 jam. Menurut Profesor Mermerski, resep obat alami ini akan memberikan Anda dengan kesehatan yang baik dan umur panjang. Juga telah terbukti bahwa hal itu dapat menyembuhkan kanker, menjaga tubuh Anda penting, dan meningkatkan energi Anda.

“Obat ini mengandung semua vitamin esensial, garam mineral, zat bioaktif, protein, karbohidrat dan lemak nabati. Oleh karena itu, meningkatkan kinerja dari semua organ internal dan kelenjar, yang menjaga tubuh tetap sehat dan mengarah ke menyembuhkan kanker sepenuhnya “, jelas Mermerski.




Sumber :infoherbalis.com
Rizal
ilustrasi shalat dhuha (Pinterest.com)
Ada banyak amal yang memiliki keutamaan mengundang rezeki. Sebagian amal-amal itu bisa dilakukan di banyak waktu, ada pula yang hanya bisa dilakukan di pagi hari. Apa saja? Berikut ini empat amalan pagi pengundang rezeki.

1. Shalat tahajud

Shalat tahajud bisa dilakukan di seluruh bagian malam; baik tengah malam maupun sepertiga malam yang terakhir, dengan syarat sudah tidur terlebih dahulu. Namun yang lebih utama dan lebih berefek mengundang rezeki adalah shalat tahajud yang dilakukan di sepertiga malam yang terakhir. Jadi, tahajud juga menjadi sarana bangun pagi.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

“Ketika kalian tidur, syetan membuat tiga ikatan di tengkuk kalian. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika ia berwudhu, lepas lagi satu ikatan berikutnya. Kemudian jika ia mengerjakan shalat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, jiwanya jadi kotor dan malas.” (HR. Al Bukhari)
Nah, seperti hadits tersebut, seseorang yang bangun pagi, berwudhu lalu shalat tahajud, paginya ia menjadi bersemangat dan bergembira. Seseorang yang bersemangat dan bergembira, akan berpengaruh pada peningkatan kreatifitas dan motivasi kerja yang secara ilmiah dibuktikan dengan sejumlah penelitian berbanding lurus dengan kinerja.
Prof. Dr. K.H. Didin Hafiduddin, M.Sc membuktikan, salah satu keajaiban shalat tahajud adalah Allah melapangkan rezekinya. “Kita harus yakin bahwa Allah SWT akan mempermudah hamba-hamba-Nya yang selalu ingin dekat dengan-Nya,” tegas beliau seperti dikutip dalam buku 10 Kesaksian Pengamal Tahajud

2. Doa di pagi hari

Setelah shalat tahajud, seorang muslim perlu memanfaatkan waktu sepertiga malam tersebut untuk berdoa. Doa adalah senjata orang beriman. Apalagi doa di sepertiga malam yang terakhir, insya Allah lebih mustajabah. Lebih didengar dan dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Doa ini lebih bagus lagi jika menjadi satu paket dengan shalat tahajud. Jadi setelah tahajud kemudian berdoa. Berdoa apa saja, asalkan baik, insya Allah dikabulkan oleh Allah. Berdoa memohon ampunan, berdoa memohon akhirat, dan boleh juga berdoa meminta dunia untuk sarana akhirat; termasuk rezeki.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

3. Sedekah pagi

Sedekah bisa dilakukan kapan saja dan salah satu keutamaannya adalah dilipatgandakan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun, sedekah di waktu pagi lebih istimewa lagi. Sebab setiap pagi ada malaikat yang mendoakan orang yang bersedekah dan orang yang pelit.

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

“Tidaklah berlalu pagi di setiap hari kecuali ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang berinfak” Sedangkan malaikat yang satunya berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Doa manusia kadang ada yang tertolak tersebab dosa dan kemaksiatan yang dilakukan. Namun malaikat? Mereka tidak pernah melakukan dosa dan kemaksiatan sehingga doa malaikat insya Allah selalu dikabulkan Allah. Jadi, bersedekahlah di waktu pagi, malaikat akan mendoakan ganti dan dengan demikian insya Allah terundanglah rezeki.
Sedekah pagi ini menjadi amalan yang banyak diamalkan para sahabat, terutama Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu. Pernah Rasulullah setelah shalat Subuh bertanya kepada para sahabatnya siapa yang telah melakukan shalar tahajud, bersedekah, dan lain-lain. Ternyata Abu Bakar terus mengacungkan tangan sebagai tanda bahwa beliau telah melaksanakan amal-amal itu.

4. Shalat Dhuha

Shalat dhuha adalah salah satu amalan pagi yang bisa mengundang rezeki. Waktu shalat dhuha dimulai sejak matahari sepenggelahan naik (kira-kira satu tombak) hingga menjelang ke tengah di atas kepala (kira-kira 15 menit sebelum Dzuhur).
Shalat dhuha bisa dikerjakan dua raka’at hinga delapan raka’at. Bahkan ada pula yang mengatakan hingga 12 raka’at. Dua raka’at shalat dhuha senilai dengan 360 sedekah sebagai hak persendian dan siapa yang menjalankan empat rakaat shalat dhuha niscaya Alah menjamin rezekinya.

فِى الإِنْسَانِ ثَلاَثُمِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلاً فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ. قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِىَّ اللَّهِ قَالَ النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ

“Di dalam tubuh manusia terdapat 360 sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan sedekahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah sedekah. Maka jika engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)

يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تُعْجِزْنِى مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِى أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
Demikian 4 amalan pagi pengundang rezeki. Tentu masih ada amalan-amalan lain yang tergolong di dalamnya, baik yang bisa dilakukan di waktu pagi maupun waktu-waktu lainnya. Wallahu a’lam bish shawab. 
Rizal
berjilbab
Matahari bersinar cukup terik membuat siang itu terasa semakin panas.
“Mbak, aku ingin jadi muslimah biasa-biasa saja, tidak terlalu ribet,” seorang adik binaanku memulai curhatnya.
“Maksud anti dengan ribet itu apa dek?”
“Ya kalau pakai kerudung ya sewajarnya saja, lalu tidak harus pakai bawahan rok dan kaos kaki…”
Cukup lama kami berdialog. Soal jilbab, hingga soal ikhtilat. Meskipun dialog siang itu belum membuatnya berubah, setidaknya dakwah fardiyah telah sampai kepadanya, seiring doa agar Allah mengkaruniakan hidayahNya. Seringkali dibutuhkan proses yang panjang hingga seseorang berubah menjadi lebih syar’i.
Ada banyak alasan mengapa seorang muslimah belum juga mau berjilbab. Diantaranya seperti yang dikemukakan adik binaanku tadi. Jilbab itu ribet. Apalagi jika harus memakai gamis atau rok, ditambah dengan kaos kaki. Benarkah?
Jika yang dimaksud jilbab adalah jilbab modis, jilbab stylish, dan jilbab ‘kreasi’, mungkin butuh waktu cukup lama memakainya. Pun tidak semua muslimah bisa karena sulitnya menghias dan menata. Tetapi untuk jilbab syar’i yang biasa dipakai akhwat, hanya dibutuhkan waktu sekitar dua menit untuk memakainya. Apalagi jika untuk acara santai, saat ini tersedia banyak model jilbab kaos yang hanya membutuhkan bilangan detik untuk memakainya.
Setelah jilbab terpakai dan aurat tertutup, selanjutnya lebih mudah. Muslimah menjadi lebih terhormat dan memiliki izzah. Ia juga aman dan nyaman tanpa sibuk membetulkan dan menutup bagian tubuh yang terbuka. Yang terakhir ini kadang kita lihat di atas motor, atau di kendaraan umum. Seorang wanita yang tidak memakai jilbab, dengan t-shirt atau baju yang agak kekecilan, ia jadi ribet sendiri menariknya ke bawah agar perutnya tidak kelihatan. Atau menutupnya dengan taplak meja agar pahanya tidak terumbar. Jadi ribet kan?!
Jika yang dimaksud jilbab ribet itu menghambat aktifitas muslimah, faktanya tidak demikian. Sejak zaman Nabi, para sahabiyat mudah beraktifitas di banyak pentas. Pentas pendidikan, pentas kesehatan, bahkan di medan perang. Toh, jilbab tidak mengganggu mereka. Pun di dunia modern. Kini kita temukan dokter-dokter hebat, penulis-penulis handal, tokoh-tokoh terkenal, mereka berjilbab. Asma Nadia salah satu contohnya. Muslimah berjilbab ini menjadi tokoh perubahan Republika 2010. Ia juga telah berkeliling dunia dalam misinya, jilbab traveler. Ada pula Oki Setiana Dewi yang sukses menjadi bintang film, sinetron, penulis buku dan juga menerbitkan album lagu. Jilbab tak jadi penghalang kan?! Apalagi sekarang ini jilbab telah didukung oleh hampir semua elemen negara. Terakhir, polwan akan diijinkan berjilbab. Insya Allah realisasi resminya tahun depan.
Jadi, di mana ribetnya jilbab? Kita perlu mewaspadai jika ternyata ribet yang sebenarnya ternyata ada di hati. Di kalangan remaja dan pemuda, kadang ada rasa takut karena tidak bisa mengikuti arus pergaulan sehingga kemudian ‘terpaksa’ mengikuti mereka biar kita diterima dalam komunitas pergaulan. Takut kehilangan teman-teman, padahal ketakutan itu hanya di hati. Tidak sepenuhnya terbukti.
Keimanan kita yang ternyata belum siap menerima kebenaran dan resiko yang harus kita tanggung, kita takut terkucilkan dengan prinsip kita, rasa takut yang hanya berorentasi kepada dunia. Padahal ada Dzat yang patut lebih kita takuti jika kita tidak mampu melaksanakan apa yang menjadi perintahNya.
Padahal jika kita mampu mempertahankan prinsip bahwa agama adalah segalanya, maka orang yang ada di sekitar kita akan menghargai prinsip kita.
Kita baca arti Firman-Nya dalam surat Muhammad ayat 7: “Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
Saat kita memenuhi seruan Allah ini,
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (Qs. An-nur :31)
sesungguhnya kita membuktikan iman kita, sekaligus membuktikan bagian dari menolong agama Allah. Dan yakinlah dengan janji pertolongan-Nya.
Rizal
poligami
Waktu itu usiaku masih 20-an tahun. Setiap kali mendengar ada lelaki yang menikah lagi, aku mendoakan kecelakaan atasnya.
“Seandainya aku yang jadi istri pertama, aku akan melemparnya sebagaimana ia telah melemparku,” demikian komentarku yang kemudian menimbulkan perdebatan dengan saudara dan pamanku. Keduanya berusaha memahamkan bahwa poligami dibolehkan dalam Islam. Tetapi aku menjawab culas: “Mustahil aku bersama perempuan lain dalam memiliki suami!”
Tak cukup berkomentar dan mendoakan, terkadang aku juga memprovokasi seorang wanita karena dia akan dimadu. Aku bakar semangat perlawanannya hingga kemarahannya tersulut dan akhirnya memberontak pada suami.
Di tengah kebanggaan akan pendirian itu, waktu terus berjalan. Tahun demi tahun berganti sementara aku menunggu seorang pemuda impian melamarku. Lama-lama aku merasakan penantian panjang yang kian menyesakkan dada. Usiaku hampir 30 tahun tapi tak kunjung ada lamaran yang datang.
30 tahun terlewati sudah sejak aku dilahirkan. Ya Salam… haruskah aku mencari suami sendiri? Tidak! Aku tidak mau disebut perempuan tak tahu malu. Yang bisa kulakukan hanya sebatas meminta keluargaku mencarikan calon suami.
Satu hari saat melewati kerumunan orang, tanpa sengaja aku mendengar mereka mengobrol. “Kasihan ya Fulanah kini menjadi perawan tua…” Ya Allah… bukankah itu namaku. Jadi mereka membicarakan aku dan menyebut aku perawan tua. Aku hanya bisa mempercepat langkah. Aku tidak ingin air mata ini tumpah sebelum tiba di rumah. Usiaku kini memang sudah kepala tiga, tapi hari itu aku baru mendengar bahwa aku telah disebut sebagai perawan tua.
“Dik, tadi ada seorang laki-laki yang datang menanyakanmu. Ia ingin melamarmu,” kata kakakku beberapa waktu setelah berlalu peristiwa itu. Aku sangat senang mendengarnya, akhirnya jodohku akan tiba juga.
“Tapi aku menolaknya…” kalimat lanjutan itu bagai petir di siang hari.
“Mengapa kakak menolaknya?” tanyaku terbawa emosi. Perasaanku saat itu tak kalah parah dari seseorang yang mencari untanya yang hilang di tengah padang pasir, tetapi begitu ditemukan, unta tersebut lari lagi.
“Sebab ia melamarmu untuk menjadi istri kedua. Tentu saja aku menolaknya karena aku tahu engkau anti-poligami”
Ya Allah… ingin rasanya aku menjerit. Aku sudah berubah sejak disebut perawan tua. Kini aku rela menjadi istri kedua, ketiga ataupun keempat. Aku pun rela seandainya aku dinikahi lalu suamiku menikah lagi.
Aku kini sadar bahwa yang paling dibutuhkan oleh wanita sepertiku adalah seorang suami. Aku tidak ingin hidup sendiri. Aku ingin memiliki imam. Aku ingin bisa berbagi suka dan duka. Terlalu berat hidup ini tanpa suami yang menemani.
Aku kini sadar mengapa Islam membolehkan –bahkan menurut sebagian ulama menganjurkan- poligami. Di Saudi ini, jumlah wanitanya lebih banyak daripada jumlah laki-laki. Jika laki-laki dilarang poligami, berarti saat ini banyak wanita sepertiku.
Karenanya melalui majalah ini kutulis seruanku, “Wahai para lelaki muslim, berpoligamilah dua, tiga atau empat. Asalkan engkau dapat berlaku adil sebagaimana firman Allah dalam surat An Nisa’ ayat 3.”
“Wahai para muslimah… bersyukurlah kalian yang telah menikah. Dan meskipun berat, ijinkanlah suami kalian berpoligami. Untuk menyelamatkan kami agar tidak menjadi perawan tua selamanya. Juga untuk menyelamatkan janda-janda. Yang semakin lama, semakin sulit bagi mereka hidup sendiri. Jika kau mau berbagi, insya Allah pahala besar menanti.”
Rizal
Ust Arifin Ilham dan dua istrinya @Suara-Islam
Cerita poligami memang tidak ada selesai-selesainya dan sepertinya tidak akan pernah usai. Tapi kali ini, kita tidak akan menceritakan hukum poligami atau seluk-beluk poligami. Kali ini kita ingin mengingatkan suatu kesalahan yang mungkin tidak pernah kita sadari, terutama bagi kaum perempuan.
Ketika mendiskusikan perihal poligami, saya seringkali melihat orang sampai emosi dibuatnya. Tidak jarang, akibat emosinya itu dia mengucapkan sesuatu yang sebenarnya sudah keluar dari jalur kebenaran. Kata orang Mesir, dia sudah “sabbuddin” (melecehkan agama). Padahal perbuatan ini sangat dimurkai Allah, bahkan bisa membuat seseorang murtad tanpa disadari.
Akibat emosinya, ia sampai mengatakan kalau poligami itu hanya memperturutkan hawa nafsu, seenaknya laki-laki, tidak ada sunnah Nabi seperti itu, itu hanya akal-akalan kaum lelaki, bahkan mengingkari kebolehan poligami dalam Islam dengan cara menafsirkan ayat seenaknya.
Jangan kira hal seperti itu berlalu demikian saja, karena semua ucapan kita dihisab oleh Allah Swt. Mungkin kita menganggapnya sebagai hal sepele, tapi di sisi Allah Swt merupakan perkara yang sangat besar.
Allah berfirman,
وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمٌ
Dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja, padahal dia pada sisi Allah Swt adalah besar. (an-Nur [24]: 15)
Rasulullah Saw bersabda,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ، لاَ يُلْقِي لَهَا بَالًا، يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ، وَإِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ، لاَ يُلْقِي لَهَا بَالًا، يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ»
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan suatu perkataan yang diridhai Allah Swt tanpa sengaja, ganjarannya Allah Swt mengangkatnya beberapa derajat. Dan sesungguhnya seorang hamba mengucapkan suatu perkataan yang dimurkai Allah Swt tanpa sengaja, akibatnya Allah Swt membenamkannya ke dalam neraka Jahannam.” (Hr. Bukhari)
Mengingkari sesuatu yang dihalalkan Allah Swt atau yang diharamkan-Nya, dosanya bukanlah dosa kecil, tapi dosa besar sekali yang bisa mengeluarkan pelakunya dari agama Islam; murtad. Sementara, poligami jelas-jelas perbuatan yang dihalalkan Allah Swt secara mutawattir di dalam al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah serta dicontohkan oleh Rasulullah Saw sendiri, para shahabat dan orang-orang shaleh semenjak dulu sampai hari ini.
Allah Swt berfirman,
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا مُبِينًا
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Danbarang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (al-Ahzab [34]: 36)
Dalam ayat lain, Allah Swt berfirman,
فَلا وَرَبِّكَ لا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (an-Nisa’ [4]: 65)
Sudah terang, kalau kita harus tunduk dan patuh terhadap apa pun aturan Allah Swt. Haram bagi seorang muslim menentang apa yang sudah ditetapkan-Nya. Lalu sekarang, barangkali timbul pertanyaan, bagaimana kalau seorang perempuan tidak siap untuk dimadu?
Sebenarnya tidak ada masalah. Boleh saja dia tidak mau dimadu. Tapi jangan ingkari kebolehan dan kehalalan poligami. Jaga lidah dari tuduhan-tuduhan tidak berdasar terhadap pelaku poligami.
Camkan di hati seperti ini dengan penuh kesadaran dan kepasrahan terhadap hukum Allah: “Ya Allah, aku mengetahui bahwa Engkau menghalalkan untuk berpoligami bagi kaum laki-laki. Hamba mengakui itu adalah syari’at-Mu. Tapi hamba tidak siap kalau suami hamba berpoligami. Bukan penentangan terhadap aturan-Mu, akan tetapi karena kelemahan jiwa hamba untuk dimadu.”
Insyaallah, dengan pengakuan seperti itu dia akan selamat dari kesalahan. Karena poligami sesuatu yang dihalalkan oleh Allah, tapi dalam melakukannya diserahkan kepada pilihan hamba: apakah mau melakukan atau tidak, bukan sesuatu yang wajib untuk dilaksanakan.
Tidak hanya itu, kita juga harus menjaga lidah dari bersimpati yang salah kepada orang lain. Maksudnya, sebagian orang tidak dimadu oleh suaminya, tapi demi menunjukkan simpatinya kepada orang yang dimadu oleh suaminya, dia terjatuh kepada mengucapkan kata-kata serampangan seperti yang kita sebutkan di atas. Padahal, kadang-kadang yang mengalaminya sendiri happy-happy saja, tidak ada masalah. Namun dia jatuh kepada dosa besar hanya karena melihat dan mengomentari orang lain.
Terakhir, jangan coba-coba mempermainkan agama Allah Swt dengan cara memberikan komentar seenaknya. Renungkanlah firman-Nya ini,
وَنَادَى أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ . الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فَالْيَوْمَ نَنْسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَذَا وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ.
Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga, “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah Swt kepadamu.” Mereka (penghuni surga) menjawab, “Sesungguhnya Allah Swt telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,
(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka.” Maka pada hari (Kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. (al-A’raf [7]: 50-51)

My Blog List

About

Total Pengunjung

Link list 2

iklan

Banner

Label

Label

Followers

Jumlah Pengunjung

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Blogroll

Blogger templates

Banner

Banner

Banner

Banner

Banner

Diberdayakan oleh Blogger.

Telusuri

Weekly post

Postingan Populer